Pada tanggal 2-6 Desember 2016 yang lalu, kami berkesempatan untuk mengunjungi Solo atau lebih tepatnya Kampung Batik Laweyan. Saya dan salah seorang rekan dosen KTM akan mendampingi 5 orang mahasiswa dari program Darmasiswa untuk mengikuti ‘Darmasiswa Batik Workshop’ di Kampung Batik Laweyan bersama tim dosen UNIBA (Universitas Islam Batik), Solo.

Pada hari kedua dan ketiga, tanggal 3-4 Desember 2016, kami langsung diajak menuju Dalem Djimatan, kampus kedua UNIBA yang berada di tengah-tengah Kampung Batik Laweyan. Suasananya sejuk dan cocok untuk mengikuti workshop seharian penuh, baik itu presentasi pengenalan maupun praktek membatik langsung. Bahkan menurut salah seorang dosen UNIBA yang mendampingi kami, Dalem Djimatan selain digunakan sebagai tempat kuliah juga biasa digunakan untuk ekhibisi dan fashion show.

Di hari pertama workshop, kami mendapat presentasi lengkap mengenai sejarah batik hingga sejarah berdirinya Kampung Laweyanitu sendiri. Presentasi diakhiri dengan ‘blusukan’ ke Kampung Batik Laweyan bersama-sama.

Setelah puas berkeliling Kampung Batik Laweyan juga mendapat berbagai wawasan baru tentang batik, di hari kedua kami mulai membatik. Mulai dari pembuatan sketsa motif hingga pewarnaan kami lakukan seharian penuh.

Di hari terakhir, tak lengkap rasanya apabila tidak mengunjungi kampus utama UNIBA. Kami mengikuti campus tour dan bertemu dengan seluruh dosen dan staff UNIBA.

Rangkaian workshop selama 3 hari penuh memberikan banyak wawasan baru tidak hanya bagi kami, namun terutama bagi kelima mahasiswa Darmasiswa yang merasakan langsung pengalaman-pengalaman menarik selama membatik juga ‘blusukan’ di Kampung Laweyan dan sekitarnya

image1

image3

image4 image5

image6

‘Darmasiswa Batik Workshop’ bersama UNIBA, Solo

Leave a Reply